Profil Pondok Pesantren Nahdlotul Muslimat (NDM) Surakarta

Pondok Pesantren (Ponpes) Nahdlotul Muslimat (NDM) Surakarta merupakan lembaga pendidikan yang dikelola oleh Yayasan Pendidikan Nahdlotul Muslimat (NDM) Surakarta. Yayasan Pendidikan Nahdlotul Muslimat Surakarta sendiri memiliki sejarah panjang dan berperan aktif dalam berbagai fase penting dalam sejarah bangsa Indonesia terkhusus di kota Surakarta.

Bersamaan dengan semangat pemberdayaan perempuan di tahun 1920-an, di kota Surakarta telah ada kegiatan-kegiatan kemasyarakatan dan juga pendidikan terutama untuk kaum perempuan. Salah satunya di sekitar daerah Kauman, Surakarta yang didukung oleh para pengusaha batik.

Namun kegiatannya belum benar-benar terorganisir. Hingga pada 23 Maret 1931 para tokoh wanita dari berbagai elemen menginisiasi untuk melembagakan kegiatan-kegiatan tersebut ke dalam sebuah wadah yang bernama perkumpulan Nahdlotul Muslimat atau disingkat NDM.

Perkumpulan Nahdlotul Muslimat pada awalnya berfokus pada kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan dan juga penyelenggaraan pendidikan yang berdasarkan Islam. Kemudian berdirilah sebuah sekolah di kampung Sememen, Kauman, Surakarta yang diberi nama Madrasah Nahdlotul Muslimat di tingkat ibtidaiyah atau SD untuk zaman sekarang.

Perkumpulan NDM juga menyelenggarakan tabligh atau taklim yang diperuntukkan untuk para anggota dan juga masyarakat umum. Selain itu, perkumpulan NDM juga berusaha untuk menerbitkan kitab-kitab, surat edaran, buletin ataupun brosur yang berisi tentang tuntunan juga pengajaran Islam. Diantara buletin yang diproduksi pada masa itu adalah buletin Suara NDM yang terbit sebulan sekali dalam bahasa Jawa.

Selain kegiatan-kegiatan yang bersifat keagamaan, perkumpulan NDM juga mengadakan kursus atau kegiatan untuk membekali para perempuan dengan keterampilan-keterampilan seperti memasak, menjahit, juga kursus kebahasaan seperti bahasa Arab, bahasa Belanda, ataupun bahasa Indonesia.

NDM sendiri mengalami pasang surut beriringan dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi di negeri ini. Perkumpulan NDM menjadi saksi sejarah dan juga sedikit banyak terlibat di dalam dinamika di masyarakat dari masa ke masa. Misalnya perjuangan di era penjajahan Belanda, era penjajahan Jepang, era kemerdekaan, juga transisi dari orde lama ke orde baru yang erat kaitanya dengan pemberantasan ideologi komunisme di negeri ini.

Dewasa ini perkumpulan NDM atas izin Allah SWT terus berkembang dan sekarang telah menjelma menjadi Yayasan Pendidikan Nahdlotul Muslimat Surakarta atau disingkat NDM Surakarta. Saat ini Yayasan Pendidikan NDM Surakarta tidak hanya diperuntukan untuk putri saja, tetapi juga telah membuka kelas untuk putra.

Yayasan Pendidikan NDM Surakarta kini menaungi beberapa unit pendidikan, mulai dari TK NDM, SD NDM, MTs NDM hingga KMI NDM (kini bertransformasi menjadi PDF Ulya). Unit pendidikan NDM di tingkat MTs & PDF Ulya merupakan lembaga pendidikan yang sekaligus Pondok Pesantren (Ponpes).

Ponpes NDM Surakarta memiliki 4 lokasi yang berbeda, yaitu untuk Gedung MTs dan KMI (PDF Ulya) NDM Putri berlokasi di pusat kota, Kauman, Surakarta, Jawa Tengah. Gedung MTs NDM Putra berlokasi di Pucangsawit, Jebres, Surakarta dan KMI (PDF Ulya) NDM Putra berada di Sumber, Banjarsari, Surakarta.

Visi, Misi & Tujuan Pondok Pesantren NDM Surakarta

Visi Kami :

“Terwujudnya Insan Yang Berpengetahuan Luas, Mandiri & Islami.”

Misi Kami :

Untuk mencapai visi tersebut misi Kami antara lain :

Tujuan Kami :

Tujuan Yayasan Pendidikan Nahdlotul Muslimat Surakarta antara lain :

Pondok Pesantren Nahdlotul Muslimat (NDM) berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Nahdlotul Muslimat Surakarta. Yayasan pendidikan NDM kini menyelenggarakan pendidikan mulai dari jenjang TK, SD, MTs hingga KMI / PDF Ulya.

LOKASI KAMI